Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menjadi Narasumber PKM serta memperkenalkan CITROGUARD 3in1, inovasi produk pengusir nyamuk berbasis bahan alami, dalam kegiatan Fakultaria Fakultas Agama Islam Universita Muhammadiyah Surakarta, Senin (07/9) di Gedung Induk Siti Walidah UMS.
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan kreatif sekaligus menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui PKM, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki ide, tetapi juga mampu mengembangkan ide tersebut menjadi sebuah karya yang memiliki nilai kebermanfaatan, inovasi, dan potensi untuk dikembangkan.
CITROGUARD 3in1 dikembangkan oleh tim yang terdiri dari Tri Astuti Rejeki Handayani sebagai ketua dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, bersama dengan empat anggota lainnya yaitu Fatimah Amalia, Saniya Zulfa Riani Sari, Zahra Lu’lu’a Salsabila, serta Dinda Cahya Maghfirah dari Program Studi Pendidikan Biologi. Tim tersebut didampingi oleh dosen pembimbing dari FKIP Prodi Pendidikan Biologi, Ibu Endang Setyaningsih, S.Si., M.Si., Ph.D.
Keunggulan CITROGUARD 3in1 terletak pada konsep “3in1”, yaitu menghadirkan tiga manfaat dalam satu produk: sebagai pengusir nyamuk berbahan alami, aromaterapi, dan pengharum ruangan. Keunggulan tersebut didukung oleh senyawa bioaktif yang terdapat dalam bahan penyusunnya, terutama senyawa volatil dari minyak atsiri serta eugenol yang banyak ditemukan pada cengkeh. Kulit jeruk juga mengandung komponen minyak atsiri, seperti limonene, sedangkan sereh kaya akan senyawa atsiri, seperti sitronelal, sitronelol, dan geraniol. Kombinasi senyawa tersebut menghasilkan karakter aroma khas dan berpotensi mendukung aktivitas penolak serangga. Di sisi lain, perpaduan aroma citrus dan herbal memberikan sensasi segar dan nyaman bagi pengguna. Dengan memanfaatkan bahan nabati, CITROGUARD 3in1 dikembangkan sebagai produk multifungsi yang tidak hanya ditujukan untuk membantu mengusir nyamuk, tetapi juga memberikan pengalaman aromatik yang nyaman di dalam ruangan.
Program pengembangan CITROGUARD 3in1 merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang memperoleh dukungan pendanaan dari Belmawa (Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan) serta Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan yang memiliki manfaat bagi masyarakat.
Hal tersebut menjadi salah satu materi yang dibagikan oleh tim CITROGUARD 3IN1 dalam kegiatan Fakultaria Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Senin (7/9/2026). Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa FAI UMS, khususnya mahasiswa baru dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), serta Hukum Ekonomi Syariah (HES), tersebut mengangkat pembahasan mengenai “Tips Lolos Pendanaan PKM” dengan audience sebanyak 3
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur dapat memperoleh pendanaan dari Kemenndiktisaintek. Terlebih, proses ini kami jalani bersama teman-teman yang telah berjuang untuk merealisasikan produk ini. Harapan kami, CITROGUARD 3in1 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan menghadirkan alternatif produk pengusir nyamuk berbahan alami yang nyaman digunakan,” ujar Trias, Ketua Tim CITROGUARD 3in1.
Dalam kesempatan tersebut, tim CITROGUARD 3IN1 juga membagikan pengalaman mereka dalam mengikuti PKM, mulai dari menemukan permasalahan, menentukan ide, mengembangkan inovasi, menyusun proposal, hingga melalui proses seleksi pendanaan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa baru bahwa mengikuti PKM bukanlah sesuatu yang hanya dapat dilakukan oleh mahasiswa dari bidang sains atau teknologi. Keberadaan tim CITROGUARD 3IN1 dalam kegiatan Fakultaria FAI UMS diharapkan dapat memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk tidak takut mencoba. Latar belakang keilmuan yang berbeda bukan menjadi penghalang untuk mengikuti PKM, melainkan dapat menjadi kekuatan ketika mahasiswa mampu menggabungkan berbagai perspektif dalam sebuah gagasan. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bahwa sebuah inovasi dapat berawal dari permasalahan yang sederhana. CITROGUARD 3IN1 menjadi salah satu contoh bagaimana permasalahan mengenai nyamuk dapat dikembangkan menjadi sebuah gagasan produk yang kemudian diproses melalui tahapan PKM hingga memperoleh pendanaan. Tim CITROGUARD 3IN1 mengajak mahasiswa FAI UMS untuk mulai melihat potensi yang ada di lingkungan sekitar. Sebab, sebuah ide tidak akan menjadi inovasi apabila hanya disimpan dalam pikiran. Ide perlu dituliskan, dikembangkan, diuji, dan diwujudkan melalui proses yang terarah.
