Masta IMM Muh Abduh UMS 2026 Kenalkan Ruang Tumbuh Mahasiswa untuk Belajar, Bergerak, dan Berkontribusi (UMS Introduces Muhammadiyah Student Association as a Platform for Student Leadership Development)

Surakarta — Masa Ta’aruf (Masta) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi momentum pengenalan organisasi sekaligus penguatan nilai kemuhammadiyahan bagi mahasiswa baru. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026 di Gedung Induk Siti Walidah UMS tersebut diikuti oleh 282 mahasiswa.

Kegiatan Masta IMM menghadirkan ruang dialog dan pengenalan mengenai peran IMM sebagai organisasi kemahasiswaan yang mendukung pengembangan kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta karakter mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan IMM sebagai salah satu wadah pengembangan diri yang melengkapi proses pembelajaran akademik di kampus. Melalui organisasi, mahasiswa memiliki kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta mengembangkan kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemasyarakatan.

Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMS, Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd, menyampaikan bahwa IMM merupakan salah satu ruang tumbuh yang tersedia bagi mahasiswa UMS untuk membangun pengalaman, karakter, dan kemampuan kepemimpinan.

“IMM adalah salah satu ruang tumbuh yang ada di UMS. Mahasiswa diharapkan dapat mengenal lebih dekat, belajar, tumbuh, bergerak, dan maju bersama di Muhammadiyah,” ujar Dr. Mohamad Ali.

Ia menambahkan bahwa perjalanan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh pengalaman dalam berbagai aktivitas yang membentuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kontribusi sosial.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang III UMS, Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag, menyampaikan bahwa IMM memiliki peran penting dalam membangun mahasiswa yang memiliki keseimbangan antara kemampuan akademik, nilai keislaman, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Menurutnya, organisasi kemahasiswaan merupakan bagian penting dari proses pendidikan karena menjadi tempat mahasiswa mengembangkan potensi, melatih kepemimpinan, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan.

“IMM merupakan bagian dari ekosistem pendidikan di UMS yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas diri, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta membangun semangat pengabdian. Mahasiswa perlu memanfaatkan ruang organisasi sebagai tempat belajar dan berproses,” ungkap Dr. Mutohharun Jinan.

Melalui pelaksanaan Masta IMM 2026, UMS berharap mahasiswa dapat memahami nilai dasar organisasi, mengenal lebih dekat gerakan Muhammadiyah, serta menjadikan IMM sebagai ruang kolaborasi untuk tumbuh menjadi generasi muda yang berilmu, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.

Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk membangun pengalaman organisasi sekaligus memperkuat identitas sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Keterangan Foto
Mahasiswa peserta Masta IMM UMS 2026 bersama jajaran pimpinan universitas dan fakultas dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Induk Siti Walidah UMS, Sabtu (5/9/2026). Sebanyak 282 mahasiswa mengikuti kegiatan pengenalan IMM sebagai ruang pengembangan karakter, kepemimpinan, dan nilai kemuhammadiyahan.