laman

Visi Misi Tujuan

RENCANA STRATEGIS PENGEMBANGAN
FAKULTAS AGAMA ISLAM 2014-2018


I.     Deskripsi Filosofi, Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran

A.   Filosofi
Sebagai bagian dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Fakultas Agama Islam (FAI) mendukung filosofi penyelenggaraan dan pengembangan UMS, yaitu wacana keilmuan dan keislaman, melalui pengembangan “FAI yang Bermartabat”.

B.   Visi
Menjadi pusat unggulan pengembangan studi Islam dan transformasi sosial pada 2029.

C.   Misi
1. Mengembangkan potensi mahasiswa menjadi ulama intelektual, kader persyarikatan, dan/atau praktisi keislaman profesional.
2.    Mengembangkan teori, konsep dan model studi Islam untuk transformasi sosial.
3.    Memberdayakan masyarakat melalui pelatihan, bimbingan, konsultasi, penyuluhan, dan pendampingan/advokasi.

D.   Tujuan
1.    Menjadi fakultas yang unggul dalam studi Islam dan transformasi sosial,  serta  menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu bersaing dan memadukan antara pengetahuan dan nilai-nilai Islam.
2.    Menjadi fakultas yang berkelanjutan dengan tata kelola yang baik.

E.   Sasaran

Untuk mewujudkan tujuan menjadi fakultas yang unggul dalam studi Islam dan transformasi sosial,  serta  menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu bersaing dan memadukan antara pengetahuan dan nilai-nilai Islam, ditetapkan sasaran sebagai berikut:
1.    Penguatan reputasi FAI di tingkat nasional dan perintisan reputasi FAI di tingkat internasional.
2.    Akselerasi aktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis kepada kebutuhan pemangku kepentingan.
3.    Perintisan epistemologi Islam dan transformasi sosial berbasis nilai-nilai Islam.
Untuk mencapai tujuan menjadi fakultas yang berkelanjutan dengan tata kelola yang baik, ditetapkan sasaran sebagai berikut:
1.    Penataan kelembagaan dan kepegawaian.
2.    Optimalisasi IT untuk pengelolaan FAI.
3.    Peningkatan transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan.

II. Rumusan Strategi Pencapaian dan Indikator
A. Sasaran Pertama
Penguatan reputasi FAI di tingkat nasional dan perintisan reputasi FAI di tingkat internasional.
Untuk mewujudkan sasaran tersebut, dikembangkan strategi berikut, disertai deskripsi indikatornya:
1. Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, dengan indikator:
1.1. jumlah program studi yang mengembangkan kurikulum berbasis KKNI (Kerangka  Kualifikasi Nasional Indonesia) dan/atau kurikulum kelas internasional;
1.2.  relevansi bidang kerja lulusan; dan
1.3. lulusan memperoleh pekerjaan pertama dengan waktu tunggu < 6 bulan.

2. Adopsi/konvergensi sistem penjaminan mutu berstandar nasional dan internasional, dengan indikator:
2.1. peningkatan jumlah program studi terakreditasi A;
2.2. peningkatan  jumlah  dosen  yang   meraih jabatan fungsional lektor kepala dan guru besar;
2.3. peningkatan jumlah dosen yang menempuh studi lanjut (S3);
2.4. peningkatan jumlah dosen baru berkualifikasi S2/S3 yang sesuai dengan kompetensi program studi dengan melihat rasio dosen dan mahasiswa;
2.5. peningkatan jumlah dosen yang menulis buku ajar dan/atau buku hasil penelitian;
2.6. peningkatan jumlah jurnal FAI yang terakreditasi; dan
2.7. peningkatan jumlah kerjasama dengan fakultas luar negeri atau lembaga keilmuan internasional pada pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

3. Peningkatan kemampuan mahasiswa dalam bidang akademik, soft skill, minat dan bakat, serta kualifikasi khusus, dengan indikator:
3.1. peningkatan input mahasiswa yang relevan dengan studi keislaman dan menurunkan secara bertahap prosentase mahasiswa transfer;
3.2. peningkatan jumlah RMP dosen yang berbasis pada pengembangan soft skill;
3.3. peningkatan dan perluasan jumlah kegiatan-kegiatan kemahasiswaan berbasis soft skill;
3.4. peningkatan jumlah penelitian dan/atau pengabdian masyarakat kolaboratif mahasiswa-dosen;
3.5. proposal PKM mahasiswa/kelompok mahasiswa yang diterima di Dikti/ Diktis; dan
3.6. peningkatan  jumlah mahasiswa/kelompok mahasiswa yang menjadi juara dalam kompetisi regional dan nasional pada bidang akademik, bakat, dan/atau minat.

B. Sasaran Kedua
 Akselerasi aktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis kepada kebutuhan pemangku kepentingan.
Untuk mewujudkan sasaran tersebut, dikembangkan strategi berikut, disertai deskripsi indikatornya:
1. Pengembangan jaringan penelitian dan pengabdian masyarakat dengan Dikti/Diktis, universitas mitra, lembaga ilmu pengetahuan,  baik nasional maupun internasional, dan majelis/lembaga dalam persyarikatan Muhammadiyah, dengan indikator:
1.1. peningkatan jumlah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan pemanfaatan dana internal UMS;
1.2. peningkatan jumlah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh institusi pemerintah atau non-pemerintah, baik dalam negeri maupun luar negeri.

2.  Peningkatan jumlah karya tulis dalam publikasi ilmiah, dengan indikator:
2.1. peningkatan jumlah karya tulis dalam jurnal nasional terakreditasi; dan
2.2. perintisan karya tulis dalam jurnal internasional terakreditasi.

3. Peningkatan jumlah presentasi dosen (hasil penelitian) dalam forum akademik, dengan indikator:
3.1. peningkatan jumlah presentasi dosen dalam seminar nasional; dan
3.2. peningkatan jumlah presentasi dosen dalam seminar internasional.

C. Sasaran Ketiga
Perintisan epistemologi Islam dan transformasi sosial berbasis nilai-nilai Islam.
Untuk mewujudkan sasaran tersebut, dikembangkan strategi berikut, disertai deskripsi indikatornya:
1. Pemberdayaan terprogram terhadap majelis/lembaga dalam Muhammadiyah dan komunitas/masyarakat, dengan indikator:
1.1. jumlah program pemberdayaan berkelanjutan kepada majelis/lembaga dalam Muhammadiyah; dan
1.2. jumlah program pemberdayaan berkelanjutan kepada komunitas/lembaga non-Muhammadiyah.

2, Penguatan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan kampus, dengan indikator:
2.1. jumlah penyelenggaraan pengajian oleh kelompok unit (FAI dan unit lain); dan
2.2. jumlah mata kuliah (non-khazanah intelektual Islam) yang memasukkan nilai-nilai Islam secara eksplisit dalam proses pembelajaran (RKPM).

3. Pengembangan ilmu dan teori berbasis nilai-nilai Islam untuk bidang yang relevan yang mewarnai dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan indikator: jumlah karya ilmiah tentang isu-isu kontemporer yang merujuk ke nash Al-Qur’an dan Sunnah.

D. Sasaran Keempat: Penataan kelembagaan dan kepegawaian.
Untuk mewujudkan sasaran tersebut, dikembangkan strategi berikut, disertai deskripsi indikatornya:
1.  Pengembangan program studi yang lebih relevan dengan kebutuhan umat, persyarikatan Muhammadiyah, dan pemangku kepentingan lainnya, dengan indikator: penambahan jumlah program studi (termasuk metaformosis program studi lama ke program sudi baru).

2.  Standarisasi pelayanan minimal (SPM), dengan indikator:
2.1.  presentase SOP yang memiliki SPM dibandingkan seluruh SOP; dan
2.2. presentase kegiatan akademik (KRS, kuliah, ujian, KHS, dll.) yang sesuai dengan SPM.

3.    Peningkatan manajemen kepegawaian, dengan indikator: aksesibilitas data kepegawaian.

E. Sasaran Kelima: Optimalisasi IT untuk pengelolaan FAI.
Untuk mewujudkan sasaran tersebut, dikembangkan strategi berikut, disertai deskripsi indikatornya:
1.    Mendukung penyempurnaan manajemen sistem informasi universitas yang lengkap, akurat, dan mutakhir, dengan indikator:
1.1. bandwidth internet (kbps/ mahasiswa);
1.2. availabilitas sistem informasi;
1.3. tingkat kematangan tata kelola sistem informasi;
1.4. aksesibilitas data melalui jaringan internet; dan
1.5. integrasi data dan kegiatan akademik mahasiswa.

2. Penyempurnaan web FAI sebagai sarana komunikasi, berbagi informasi FAI, serta sarana jejaring sosial alumni, dengan indikator:
2.1. jumlah informasi yang diup-load; dan
2.2. jumlah alumni yang mengakses direktori alumni FAI.

F. Sasaran Keenam
Memperkuat struktur pendanaan, transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan.
Untuk mewujudkan sasaran tersebut, dikembangkan strategi berikut, disertai deskripsi indikatornya:
1.    Pengembangan struktur pendanaan, dengan indikator:
1.1. presentase pendanaan di luar SPP mahasiswa; dan
1.2. pemasukan dari unit bisnis.

2. Penerapan standar penyusunan RPF dan RPPS dan pelaporan keuangan ke tingkat universitas, dengan indikator:
2.1. waktu tersusunnya RPF dan RPPS sebelum waktu pelaksanaan; dan
2.2. tenggang waktu pelaporan keuangan standar setelah akhir kegiatan.

G, Sasaran Mutu Fakultas
Mengacu pada pada sasaran mutu Universitas, maka dirumuskan sasaran mutu Fakultas Agama Islam sebagai berikut:
1.  Mahasiswa lulus tepat waktu (≤ 4 tahun untuk S1) minimal 15%
2.  Lulusan bekerja pada bidang yang relevan dengan waktu tunggu 1 tahun minimal 40% dan bekerja sebagai wirausahawan (menciptakan lapangan kerja) dalam satu tahun pertama minimal 5%
3.   Lulusan memiliki skor Tes Kompetensi Bahasa Inggris (English Proficiency Test) ≥ 400 minimal 50%
4.  Lulusan memiliki nilai Bahasa Arab ≥ B minimal 60%
5.  Lulusan bisa mengaplikasikan paket office (word processor, spread sheet, soft ware presentation) dengan indikator Nilai Komputer Dasar/KD ≥ B minimal 95%
6.  Lulusan memiliki nilai Komputer Studi Islam ≥ B minimal 60%
7.  Lulusan memiliki IPK ≥ 3,00 minimal 65%
8.  Lulusan memiliki nilai AIK (Al-Islam Kemuhammadiyahan) ≥ B minimal 90%
9.   Dosen melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat ≥ 1 kali dalam 1 tahun minimal 50%
10.   Dosen melakukan publikasi ilmiah dalam media terakreditasi ≥ 2 kali dalam 1 tahun minimal 25%
11. Dosen melakukan presentasi dalam diskusi/seminar ≥ 1 kali dalam 1 tahun minimal 50%.