laman

DIS-POINT UJIAN UTS GASAL 2016/2017


Dalam rangka mengurangi pelanggaran yang dilakukan peserta ujian, panitia ujian Fakultas Agama Islam memberlakukan Dis-Point bagi peserta ujian yang melakukan pelanggaran tata tertib ujian.
Dis-point merupakan point pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa selama mengikuti Ujian.
Mahasiswa yang mengumpulkan 10 point dinyatakan dis (gugur) dalam mengikuti Ujian.
JENIS PELANGGARAN DAN BOBOT POINT
NO
JENIS PELANGGARAN
POINT
1
Bertanya
2
2
Menjawab pertanyaan
3
3
Meminta catatan dari teman
3
4
Memberi catatan kepada teman
4
5
Tukar-menukar lembar jawaban
5
6
Nyontek, membuka catatan
6

Catatan:
-      Mata kuliah yang bersifat ”open book exam” jenis pelanggaran No.6 tidak berlaku.
-      Dis-point berlaku pada satu mata uji yang diikuti saat itu.


Dengan diberlakukan Dis-Point diharapkan dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran tata tertib.

PENGUMUMAN UJIAN UTS GASAL 2016/2017



بسم الله الرحم الرحيم

BAGI MAHASISWA PROGRAM TWINNING YANG JADWAL UJIAN BERBENTURAN DENGAN JADWAL UJIAN DI PRODI YANG LAIN:
1. HARAP MELAPOR KE PANITIA 3 HARI SEBELUM HARI “H”
2. UJIAN DILAYANI PADA HARI “H” UNTUK HARI LAIN TIDAK AKAN DILAYANI

Surakarta, 20 Oktober 2016
Ketua Panitia UTS Gasal 2016/2017


Dra. Mahasri Shobahiya, M.Ag.

                                     



TATA TERTIB UJIAN UTS GASAL 2016/2017



Fakultas Agama Islam memberlakukan tata tertib bagi peserta ujian MID Semester Gasal  2016/2017. Tata tertib ini diberlakukan supaya pelaksanaan ujian berjalan dengan baik. Bagi seluruh mahasiswa Fakultas Agama Islam diharapkan mematuhi tata tertib tersebut. Adapun tata tertibnya antara lain:
1.      Peserta Ujian harus siap di tempat sepuluh menit sebelum dimulai, terlambat hadir peserta Ujian tidak ada tambahan waktu.
2.      Peserta Ujian harus memiliki Kartu ujian  dan dapat menunjukkan Kartu Ujiannya kepada Pengawas. Mata Uji Harus Tercantum di Kartu Ujian. Apabila tidak ada harus menunjukkan KRS kepada Pengawas Ujian. Apabila Kartu Ujian hilang/rusak harus menunjukkan KRS dan Kwitansi Cicilan I kepada ketua Panitia Ujian untuk diberi Kartu Pengganti
3.      Peserta Ujian tidak diperbolehkan mengerjakan Ujian selain di Ruang yang telah ditentukan.
4.      Selama Ujian berlangsung, peserta Ujian tidak diperbolehkan membawa/membuka buku catatan (nyontek) atau bekerjasama dengan orang lain.
5.      Peserta Ujian harus berpakaian rapi dan berlaku sopan di dalam Ruang Ujian, tidak diperkenankan memakai kaos ataupun jaket.  Peserta tidak boleh memakai sandal, topi di Ruang Ujian.

  1. Peserta Ujian ­hanya diperkenankan  membawa pulpen, tip-ex dan penggaris tanpa tempat alat-alat tulis.
  2. Peserta Ujian dilarang mengaktifkan Handphone (HP) selama Ujian berlangsung.
  3. Peserta Ujian yang melanggar ketentuan-ketentuan di atas atau melakukan kecurangan akan dikenakan Sanksi/Diskors berdasarkan DISPOINT UJIAN.
  4. Bagi Mahasiswa Twinning yang pelaksanaan Ujiannya bersamaan waktu, diharuskan konfirmasi terlebih dahulu dengan Panitia Ujian, empat hari sebelum dimulainya Ujian guna mengikuti Ujian Mata Uji yang akan diambil. Apabila tidak konfirmasi,  maka tidak diperbolehkan mengikuti Ujian.
  5. Semua Soal Ujian harus dikumpulkan kembali kepada Pengawas.
  6.  Pengumpulan Tugas disesuaikan dengan Jadual Ujian. Di luar waktu yang ditentukan, Tugas  harap dikumpulkan kepada dosen masing-masing.
  7. Mahasiswa dapat meminta kembali Soal Ujian setelah pelaksanaan Ujian selesai semua.
  8. Segala sesuatu yang belum diatur dalam ketentuan ini akan diatur kemudian.