laman

SEMINAR GERAKAN PENCERAHAN MENUJU INDONESIA BERKEMAJUAN BERBASIS AL-QUR’AN DAN SUNNAH

SEMINAR GERAKAN PENCERAHAN MENUJU INDONESIA BERKEMAJUAN BERBASIS AL-QUR’AN DAN SUNNAH

Fakultas Agama Islam bekerjasama dengan Majlis Tabligh PWM Jawa Tengah mengadakan Seminar ”Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan Berbasis al-Qur’an dan Sunnah” dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal               : Jumat, 21 Nopember 2014
Jam                              : 13.00-22.00 WIB
Tempat                        : Asrama Haji Donohudan Boyolali Jawa Tengah

Sebagai peserta dalam acara tersebut adalah utusan Majlis Tabligh PDM seluruh Jawa Tengah dan dosen FAI UMS. Seminar ini terbagi menjadi 4 sesi:
Sesi I: Pembicara adalah Drs. Ali Muhson, M.Ag, M.Pd, MH, MM menyampaikan materi “Dakwah Pencerahan Menuju Indonesia yang Berkemajuan”. Dijelaskan bahwa dakwah atau gerakan pencerahan dan Islam yang berkemajuan sebagaimana yang dideklarasikan oleh Muhammadiyah merupakan ikhtiar untuk menggali kembali pemikiran Islam yang digagas dan diaktualisasikan oleh pendiri Muhammadiyah, Kyai Ahmad Dahlan 105 tahun silam. Selain itu, pandangan tersebut sekaligus menjadi bingkai pemikiran bagi Muhammadiyah dalam memasuki abad kedua dalam perjalanannya kedepan, sehingga spirit pembaharuan tetap berkesinambungan dalam gerakan Muhammadiyah dan seluruh komponen organisasinya.
Sesi II: Pembicara Dr. H.M. Samino, MM, membahas tentang ”Motivasi Membaca dan Keterampilan Menulis Ilmiah Bagi Dai”. Dijelaskan bahwa muballigh merupakan sumber daya terpenting dalam persyarikatan Muhammadiyah. Apabila muballigh maju dan berkembang dapat dipastikan persyarikatan juga akan maju dan berkembang. Oleh karena itu, disamping menjalankan program dakwah secara baik, dituntut juga untuk mengembangkan diri, diantaranya senantiasa gemar membaca dan menulis ilmiah. Sebab, melalui motivasi membaca yang tinggi dan menulis ilmiah yang baik akan mendorong kemajuan di bidang pendidikan dan sekaligus mencerahkan bangsa.
Sesi III: Pembicara Dr. H.M.A akan maju. Fattah Santoso, M.Ag, ketika membahas tentang ”Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan Berbasis al-Qur’an dan Sunnah”, menekankan pemaknaan ungkapan ”Gerakan Pencerahan” merupakan ciri dakwah Muhammadiyah, kolektif, terapan tajdid. ”al-Qur’an dan Sunnah” menjadi landasan dakwah dan metode Dakwah. ”Indonesia Berkemajuan” merupakan peran Muhammadiyah sebagai bagian dari bangsa dan tujuan obyektif dakwah.
Sesi IV: Pembicara Drs. H. Ari Anshori, M.Ag, menyampaikan tentang “Tafhim al-Qur’an dengan Metode Manhaji”. Dijelaskan bahwa belajar memahami al-Qur’an dengan metode manhaji merupakan perangkat teknik memahami al-Qur’an dengan cara praktis, meliputi beberapa aspek diantaranya lughah, nahwu, sharaf, balaghah yang semua itu tercakup dalam 4 jilid buku paket plus sebuah buku pendamping.