Rabu, 05 Juli 2017

Website FAI UMS dalam perbaikan

Website FAI UMS dalam perbaikan (under construction)

Senin, 12 Juni 2017

Kegiatan Muhammad Rafi Siregar di Kamboja




Fakultas Agama Islam mengirim Muhammad Rafi Siregar untuk melaksanakan Salah satu kegiatan pengabdian pada masyarakat ke Yasma, Sepama Kamboja. Salah satu kegiatan Muhammad Rafi Siregar yaitu Tadzkirah di Bulan Ramadhan. bersama dengan masyarakat di sekitar.

Sabtu, 03 Juni 2017

SELAMAT ATAS DI LANTIKNYA Dr. Muhammad Abdul Fattah Santoso, M.Ag. Menjadi Wakil Rektor IV periode 2017-2021


Seluruh civitas akademika  Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Dr. Muhammad Abdul Fattah Santoso, M.Ag. sebagai wakil rektor IV Universitas Muhammadiyah Surakarta yang sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Agama Islam semoga mampu menjalankan tugasnya dengan amanah.

Upacara pelantikan wakil rektor periode 2017-2021. Berlangsung di Lt.7 Gedung Induk Siti Walidah tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh penting diantaranya, Ketua PP Muhammadiyah Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si., Ketua Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D., Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Dr. Sofyan Anif, M.Si, serta beberapa tokoh Muhammadiyah lainnya.
Pelantikan wakil rektor kali ini berbeda dari pelantikan-pelantikan sebelumya, dimana pada periode ini jumlah wakil rektor bertambah menjadi lima bidang. Nama-nama yang resmi menjabat sebagai wakil rektor diantaranya, Dr. Muhammad Da'i, M.Si, Apt sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, Ir. Sarjito, M.T, Ph.D sebagai Wakil Rektor bidang Keuangan dan Sistem Informasi, Taufik, M.Si, Ph.D sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Pengkaderan, Dr. Fattah Santosa, M.Ag sebagai Wakil Rektor Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dan Kerjasama, Drs. Muhammad Musiyam, MTP sebagai Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset. Pelantikan dipimpin secara langsung oleh Rektor UMS Dr. Sofyan Anif, M.Si. dan disaksikan oleh Ketua Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D.

Jumat, 02 Juni 2017

SELAMAT ATAS DILANTIKNYA DEKAN FAI PERIODE 2017-2021

Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta diwarnai dengan atmosfer baru. Perubahan dan perbaikan akan senantiasa bergulir menyempurnakan langkah. Sebuah awal perubahan itu telah dimulai pada 29 Mei 2017 dengan dilangsungkannya serah terima jabatan dekan digelar di Auditorium Mohamad Djazman. Jabatan diserahkan kepada dekan terpilih, Dr. Syamsul Hidayat, M.Ag. dari periode sebelumnya yaitu Dr. Muhammad Abdul Fattah Santoso, M.Ag.

Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Rektor UMS Dr. Sofyan Anif, M.Si akan memegang ammanah jabatan periode 2017-2021. Serah terima jabatan yang dihadiri oleh berbagai elemen civitas akademika  Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan beberapa tamu undangan ini berlangsung dengan suka cita. Acara diawali dengan ramah tamah, pembacaan SK Rektor UMS, penandatanganan berita acara serah-terima jabatan dekan Fakultas Agama Islam. Penandatanganan ini dilaksanakan oleh dekan baru, yang terpilih bersama dengan dekan periode 2017-2021. Selanjutnya sambutan -sambutan dan ditutup dengan doa.
Seluruh civitas akademika  Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Dekan Dr. Syamsul Hidayat, M.Ag. Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta semoga mampu menjalankan tugasnya dengan amanah.


Rabu, 31 Mei 2017

Kunjungan di The Central Mosque Ho Chi Minh City - Vietnam


Kamis, 25 Mei 2017 - Pimpinan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta mengunjungi The Central Mosque Ho Chi Minh City  untuk mengetahui pusat-pusat kegiatan dakwah di Vietnam. Masjid yang di kelola oleh komunitas dari India ini berdomisili di Cham.  The Central Mosque Ho Chi Minh City Terletak di 66 Dong Du Street, Dist 1 Ho Chi Minh City, Vietnam. Masjid tua ini dibangun sekitar tahun 1935 oleh dan untuk muslim dari India selatan yang tinggal di HCMC namun kini masjid ini terbuka untuk semua muslim termasuk muslim dari IndonesiaMalaysia dan lainnya.

Masjid ini aslinya bernama Masjid Al-Jami’a Al-Muslimin atau Dong Du Mosque, namun lebih dikenal sebagai The Central Mosque Ho Chi Minh City. Masjid tua yang berdiri megah di pusat kota Ho Chi Minh City di selatan negara Vietnamyang beraliran komunis. Selesai dibangun  tahun 1935 oleh para pedagang dari India yang menjalankan bisnis diwilayah tersebut.

Kini, kawasan disekitar masjid ini kini dipadati oleh gedung gedung tinggi di Jalan Dong Du, salah satunya adalah gedung hotel Sheraton yang berdiri tepat disebelah masjid ini. Mengingat pembangunannya di tahun 1935 itu artinya masjid ini dibangun semasa penjajahan Prancis di Vietnam.


Lokasinya yang berada di pusat bisnis kota HCMC tak mengerankan bila masjid ini menjadi tujuan utama bagi muslim di kawasan tersebut. Tak jauh dari masjid juga berjejer beberapa rumah makan halal yang dikelola oleh muslim dari Turki, Malaysia dan India. Di depan masjid ini bahkan berjejer pedagang yang menjajakan makanan halal. Sementara beberapa restoran halal yang tadi disebut berada di seberang masjid ini termasuk rumah makan yang menawarkan makanan halal khas Vietnam.

Selasa, 30 Mei 2017

SEMINAR INTERNASIONAL “TERM OF REFERENCE DISKUSI DINAMIKA MASYARAKAT ISLAM DI ASIA TENGGARA”





Rabu, 24 Mei 2017 -  Pimpinan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan Royal Academy of Cambodia di Phnom Pehn mengadakan Seminar Internasional dengan tema Term of Reference diskusi Dinamika Masyarakat Islam di Asia Tenggara. Dengan Key Note Speaker:  Prof. Dr. M. Zain Musa (RAC), Dr. Abdul Fattah Santoso, M.Ag. (FAI UMS), Dr. Syamsul Hidayat, M.Ag. (FAI UMS), Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. (FAI UMS), Drs. Zainal Abidin, M.Pd. (FAI UMS). Moderator: Drs. Maarif Jamuin, M.Si.

Pemaparan materi seminar sebagaimana berikut:

Islam Asia Tenggara sangat dinamis dan kaya dengan warisan (legacy) dalam berbagai kehidupan sejak dari keagamaan dengan berbagai wacana intelektualisme, praksis agama, dan lembaga (pendidikan, dakwah, dan filantropi), tradisi sosial-budaya, politik, dan ekonomi. Dinamika dan kekayaan Islam Asia Tenggara itu sangat  berbeda denganIslam di wilayah-wilayah lain.
Warisan Islam Asia Tenggara mulai terbentuk ketika Islam datang dan menyebar sejak akhir awal abad ke-12 dan ke-13 dan kemudian terus menemukan momentumnya di tengah kehadiran beberapa kekuatan kolonialisme Eropa sejak dari Portugis, Spanyol, Belanda, dan Inggris pada awal abad ke-16. Pembentukan itu banyak diwarnai sifat penyebaran Islam yang damai, akomodatif dengan tradisi sosial-budaya lokal, dan berangsur-angsur dalam abad-abad selanjutnya sampai masa sekarang.
Pada satu segi, vernakularisasi dan indigenisasi Islam yang juga terus berlangsung membuat agama ini
 embedded atau melekat dan menyatu dengan sistem sosial budaya lokal. Tetapi, pada segi lain, hubungan dan jaringan dengan Islam di Arabia khususnya mendorong terbentuknya ortodoksi Islam sejak masa awal pula yang terus menguat dari waktu ke waktu.
Dengan demikian, perkembangan dan dinamika Islam Asia Tenggara di masa kontemporer menunjukkan banyak kontinuitas —kesinambungan dengan warisan tradisi keagamaan, sosial-budaya, dan politik. Pada saat yang sama juga terjadi banyak perubahan, baik melalui pembaruan keagamaan yang biasa disebut tajdid maupun islah, reformasi ke arah lebih baik. Perubahan berkesinambungan secara keseluruhan memperkuat Islam dan memberdayakan kaum Muslimin ke tingkat yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya (beyond imagination).
Jadi, tidak ragu lagi periode 20 tahun terakhir merupakan salah satu tahap sangat penting dalam dinamika Islam Asia Tenggara. Masa 20 tahun terakhir ditandai banyak kemajuan kaum Muslim di negara-negara Asia Tenggara di mana kaum Muslim menjadi mayoritas penduduk di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Sebaliknya, mereka menjadi minoritas di Filipina, Thailand, Singapura, Kamboja, atau Myanmar.
Di tengah banyak perubahan luas dan berdampak panjang, masih sedikit kajian, penelitian, dan pembicaraan yang mengkaji secara komprehensif dinamika kontinuitas dan perubahan Islam Asia Tenggara. Dalam konteks itulah perlu melakukan kajian mendalam tentang dinamika Islam di Asia Tenggara.

Kajian Islam Asia Tenggara mencakup pembahasan dari berbagai aspek kehidupan dan dinamika Islam kawasan ini. Pembahasan bermula dari pendekatan dalam kajian Islam Asia Tenggara; kecenderungan baru gerakan Islam; penemuan kembali warisan dan tradisi; tradisionalisme dan modernisme Islam; politik dan demokrasi; ekonomi, perbankan Islam dan konsumerisme; identitas Islam di ranah publik; gender dan feminisme; pendidikan Islam; dakwah kontemporer; hukum Islam dan syariah; kaum minoritas dalam Islam/kaum Muslimin; hubungan intra dan antaragama; sufisme dan tasawuf transnasional; manuskrip; hubungan internasional; dan isu-isu global.

Senin, 29 Mei 2017

KUNJUNGAN KE YASMA, SEPAMA KAMBOJA



Sepama, 24 Mei 2017 – Pimpinan Fakultas Agama Islam melaksanakan kunjungan ke Yasma, Sepama Kamboja, kunjungan tersebut untuk mengetahui lebih jauh mengenai Yasma (Yayasan   Musa-Asiah/Musa-Asiah Foundation Organisation (2012) dan melihat kegiatan Muhammad Rafi Siregar yang melaksanakan pengabdian disana. YASMA projek Ke1: Sekolah Rendah, SERPAMA (Sekolah Rendah Bersepadu Musa-Asiah/Musa-Asiah Integrated Primary School) Gred 1 pada 01 Okt 2012 dengan 25 orang anak murid, 2016-17, Gred 1-5, 184 orang anak murid, Memajukan Pendidika Moden di kalangan masyarakat Islam, bermula dari peringkat Rendah/Dasar, di sebuah kg di luar bandar: Phum Svay Khleang. Kunjungan tersebut dihadiri Prof. Dr. M. Zain Musa (RAC), Dr. Abdul Fattah Santoso, M.Ag. (FAI UMS), Dr. Syamsul Hidayat, M.Ag. (FAI UMS), Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. (FAI UMS), Drs. Zainal Abidin, M.Pd. (FAI UMS) Drs. Maarif Jamuin, M.Si. (FAI UMS), Drs. Marpuji Ali, M.SI (FAI UMS), Dr. Sudarno Shobron, M.Ag. (FAI UMS), Dra. Mahasri Shobahiya, M.Ag. (FAI UMS), Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., (FAI UMS), Drs. Suharjianto, M.Ag. (FAI UMS).